Perpustakaan Kampus II UIN Resmi Beroperasi

Perpustakaan baru UIN Alauddin di Kampus II UIN, Samata, Gowa, mulai dibuka secara resmi pengoperasiannya, Selasa (01/03/2011). Perpustakaan sempat tidak beroperasi selama hampir tiga bulanan karena pindah ke kampus II.

“Akhirnya setelah melalui proses panjang dalam memindahkan koleksi buku-buku, akhirnya hari ini (Selasa, 01/03/2011) perpustakaan mulai beroperasi kembali. Pembukaan perpustakaan baru dilaksanakan juga karena ada pelatihan untuk maksimalisasi,” kata kepala perpustakaan UIN Alauddin Irvan Muladi SAg MA.

Lebih lanjut Irvan menyampaikan bahwa perpustakaan UIN Alauddin sekarang ini telah menerapkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) atau identifikasi frekuensi radio untuk transaksi peminjaman dan pengembalian buku.

RFID merupakan  sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Dan para pustakawan UIN juga butuh waktu dilatih memahami alat ini.

“Sekarang ini perpustakaan UIN telah menerapkan teknologi RFID untuk transaksi peminjaman dan pengembalian buku, namun ke depan kami ingin mengembangkan perpustakaan khususnya dibidang perpustakaan digital,” tambah Irvan.

Beberapa koleksi yang akan diubah ke digital antara lain disertasi, tesis, skripsi, dan buku-buku karya dosen. Bahkan, laporan penelitian seperti pidato pengukuhan guru besar akan ditata sehingga abstraknya bahkan full textnya bisa diakses melalui internet.

Peluncuran operasional perpustakaan ini dihadiri oleh para dekan, pegawai dan mahasiswa UIN Alauddin dan dilaunching oleh pembantu rektor bidang akademik Prof Dr H Ahmad M Sewang.